Perbedaan Chipset Mediatek Seri P Dan G – Persaingan Sengit MediaTek Vs Snapdragon, Siapa Lebih Baik? Persaingan sengit MediaTek vs Snapdragon, siapa yang lebih baik?
Pertarungan Hebat MediaTek vs Snapdragon, Siapa Lebih Baik? Jika berbicara tentang ponsel Android, khususnya ponsel gaming, ada dua merek prosesor ponsel yang paling banyak digunakan, yakni MediaTek dan Snapdragon. Dua merk prosesor ponsel terbaik untuk Android ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Perbedaan Chipset Mediatek Seri P Dan G
Perbedaan utama keduanya adalah dari segi harga, di mana prosesor MediaTek lebih murah dibandingkan Snapdragon. Inilah alasan mengapa ponsel Android MediaTek lebih murah daripada ponsel Snapdragon.
Mediatek Announces New Dimensity 1080 Chipset For Mid Range Smartphones With Support For 200mp Images: Digital Photography Review
Untuk pangsa pasarnya sendiri, Snapdragon menjadi nomor satu. Sedangkan MediaTek menempati urutan ketiga di belakang chipset buatan Apple. Mengapa pangsa pasar Snapdragon begitu besar? Jawabannya adalah Snapdragon memiliki beberapa varian prosesor untuk ponsel kelas low-end, mid-range hingga high-end. Sedangkan MediaTek hanya fokus pada satu segmen saja, yaitu mid-range. Buat kamu yang sedang mencari perbandingan MediaTek vs Snapdragon, GameFriends akan mengulas pro dan kontra dari masing-masing prosesor tersebut.
MediaTek adalah perusahaan manufaktur Taiwan yang memproduksi berbagai produk semikonduktor dengan harga terjangkau. Didirikan oleh Tsai Ming Kai pada 28 Mei 1997, perusahaan ini berkembang pesat dalam produk prosesor, khususnya ponsel Android. Dibandingkan dengan Snapdragon, prosesor MediaTek lebih murah dan akibatnya harga ponsel cenderung lebih murah daripada ponsel Android yang dilengkapi Snapdragon.
Karena kalah bersaing dengan Snapdragon, pada Juli 2018 MediaTek secara resmi mengumumkan akan fokus pada satu segmen saja, yaitu segmen mid-range. Produk andalan Mediatek di kategori ini adalah Mediatek Helio P series. Prosesor unggulan dari seri Helio P adalah Helio P90 dan Helio P70.
Mediatek Helio P90 dilengkapi dengan 8 inti dengan clock hingga 2,2 GHz. Semua core ditempatkan dalam satu cluster dan terbagi menjadi 2 CPU, yaitu 2 Cortex A75 berkecepatan tinggi dan 6 Cortex A55 dengan daya tinggi. Sementara itu, Mediatek Helio P70 merupakan prosesor kelas menengah dengan 8 inti dengan clock hingga 2,1 GHz. Prosesor ini masih menggunakan CPU Cortex A53 dan Cortex A73 yang lebih tua.
Mediatek Helio P22 Benchmark And Review
Pertama kali didirikan pada tahun 2007, Snapdragon merupakan anak perusahaan dari Qualcomm. Snapdragon sendiri tercipta saat Qualcomm bereksperimen dengan prosesor Scorpion yang sayangnya kurang populer di pasaran. Prosesor Snapdragon lebih mahal dari MediaTek karena biaya pembuatan prosesor juga lebih mahal. Hal ini juga berpengaruh pada harga ponsel Android yang mahal.
Berbeda dengan MediaTek yang hanya berfokus pada satu segmen, Snapdragon berfokus pada beberapa segmen mulai dari low end hingga high end. Di kelas low-end, Snapdragon memiliki prosesor seri 400. Kisaran menengah hingga menengah atas mengandalkan prosesor seri Snapdragon 600 dan 700. Kemudian, untuk kelas high-end, gaming, atau premium, Snapdragon memiliki prosesor seri 800.
Snapdragon 450 merupakan andalan Snapdragon untuk kelas low-end dengan 8 inti Cortex A53 yang memiliki clock hingga 1,8 GHz. Sedangkan yang terbaru di kelas menengah adalah Snapdragon 675 dengan CPU Cortex A56 dan A76 Kryo 460 yang dimodifikasi. Dengan clock speed hingga 2.0 GHz, performa CPU ini mampu mengungguli pendahulunya (Snapdragon 660).
Berikutnya untuk segmen premium adalah Snapdragon 855, yang tidak dapat ditandingi oleh prosesor lain kecuali pendahulunya (Snapdragon 845) dan chipset kelas premium lainnya seperti Exynos 9820 dan chip Apple A12 Bionic.
Mengenal Spek Chipset Mediatek Helio G96, Otak Hp Poco M4 Pro
Untuk melihat prosesor mana yang lebih baik untuk bermain game, mari kita bandingkan masing-masing dari dua prosesor dari Mediatek dan Snapdragon yang sering digunakan di ponsel Android gaming.
Digunakan di banyak ponsel Android terbaru seperti Mediatek Helio P70, Oppo F11 Pro dan Realme U1. Di sisi lain, model ponsel terbaru 2019 seperti Vivo V15 Pro dan Samsung Galaxy A70 menggunakan Snapdragon 675. MediaTek mengklaim Helio P70 dibekali fitur canggih kecerdasan buatan (AI) dan mampu meningkatkan kualitas gambar kamera.
Di sisi lain, Snapdragon 675 merupakan pengembangan dari pendahulunya (Snapdragon 660) dan kini menggunakan CPU Kryo terbaru yang dimodifikasi Cortex ARM. CryoCPU yang dimodifikasi ini dapat meningkatkan kinerja prosesor hingga 20% untuk bermain game. Jadi siapa yang lebih baik antara Snapdragon vs MediaTek?
Berdasarkan skor AnTuTu, Oppo F11 Pro dengan Mediatek Helio P70 mendapat skor 150 dan 218. Sementara itu, Realme U1 dengan prosesor yang sama mampu meraih skor 144.436. Lantas bagaimana dengan Snapdragon 675? Vivo V15 Pro dengan Snapdragon 675 dapat mencapai skor AnTuTu 180.774.
Mediatek Vs Snapdragon, Mana Yang Lebih Bagus? • Topsetting.com
Samsung Galaxy A70 dengan prosesor yang sama mendapatkan skor AnTuTu 167.750. Melihat skor rata-rata, Snapdragon sebenarnya lebih baik dari MediaTek, terutama untuk bermain game.
MediaTek Helio P90 adalah versi unggulan dari prosesor seri MediaTek Helio. Prosesor yang diklaim tercepat ini hanya mampu mencetak skor 162.861 di AnTuTu. Hasil skor tersebut tidak lebih tinggi dari Snapdragon 675. Bahkan jika dibandingkan dengan Snapdragon 730 di Samsung Galaxy A80, masih kalah bersaing (AnTuTu 207, 502).
Untuk kelas premium atau high-end, prosesor MediaTek memang perlu mengakui keunggulan Snapdragon. Mediatek berjuang bahkan untuk bersaing dengan Snapdragon 855, yang memiliki skor AnTuTu rata-rata 360.000. Sebagai perbandingan, hasil AnTuTu Snapdragon 855 dua kali lebih tinggi dari Mediatek Helio P90 dan P70.
Skor AnTuTu bukan satu-satunya kriteria untuk menentukan bagus atau tidaknya sebuah prosesor. Namun dengan AnTuTu, kita dapat dengan cepat dan mudah mengetahui prosesor mana yang terbaik untuk bermain game. Dari segi performa, prosesor Snapdragon lebih cocok untuk gaming. Pasalnya, rata-rata skor AnTuTu lebih tinggi dari Mediatek. Namun sayangnya Snapdragon memiliki beberapa kekurangan yaitu harganya yang relatif mahal dan membutuhkan RAM yang besar untuk dapat bekerja dengan baik. MediaTek yang berbasis di Shanghai adalah salah satu produsen chipset terkemuka untuk smartphone. Tidak seperti Qualcomm, Mediatek berfokus pada pengembangan chipset yang lebih terjangkau, yang berarti biaya produksi lebih rendah daripada chipset pabrikan lain. Faktor ini membuat ponsel dengan chipset MediaTek umumnya lebih terjangkau. Namun, perlu diingat bahwa MediaTek memiliki citra buruk karena sering menawarkan chipset yang cepat panas dan kemampuan kecepatan yang kurang. Belakangan, MediaTek meningkatkan dan menghadirkan chipset yang lebih baik dengan harga yang masih terjangkau. Tak heran, masih banyak vendor ponsel yang menggunakan chipset MediaTek. Satu hal yang membuat ponsel MediaTek kurang populer adalah kode sumbernya yang eksklusif dan tertutup. Berbeda dengan chipset lainnya, Mediatek telah menutup source code-nya dan tidak berencana untuk membuka source code-nya ke publik. Ini membuat ponsel MediaTek jarang menerima pembaruan Android terbaru. Ini karena perangkat Android harus memiliki kode sumber untuk menerima pembaruan. Jika Vendor ingin melakukannya, Vendor harus membayar Mediatech terlebih dahulu. Selain itu, Mediatek juga masih aktif memproduksi chipset terbaru. Saat artikel ini ditulis, Mediatek sudah memperkenalkan chipset dengan fabrikasi 6 nm. Tentunya itu sudah cukup. Jenis Chipset MediaTek Ada begitu banyak chipset MediaTek sehingga sangat sulit untuk mengkategorikannya. Penamaan chipset Mediatek juga bagus dan tidak sulit untuk diingat. Untungnya, MediaTek kemudian mengganti nama chipsetnya menjadi Helio. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kategori chipset Mediatek Helio, silahkan simak uraian berikut ini. 1. Dimensi MediaTek Dimensi MediaTek hadir sebagai chipset yang memadukan konsep dan performa “pintar” dengan dukungan jaringan 5G. Dimension bisa dikatakan sebagai investasi MediaTek untuk bersaing di kancah jaringan 5G. Mediatek Dimensity hadir untuk menggabungkan inovasi untuk konektivitas, multimedia, AI dan kualitas gambar yang baik. Kombinasi ini menandai Dimension sebagai chipset andalan MediaTek yang menawarkan chipset terbaik dan tentunya hadir dengan jaringan 5G. MediaTek Dimension hadir dengan beberapa seri. Seri Mediatek Dimensity 1000, Seri Mediatek Dimensity 800, Seri Mediatek Dimensity 700 dan Mediatek Dimensity 9200. Baca Juga: Apakah MediaTek Dimensity 1300 Sama? Berikut daftar lengkap 5 chipset pesaing iOS, dari versi terbaru hingga terlama Di industri mobile gaming, MediaTek melihat celah yang menawarkan solusi: chipset khusus untuk gaming. Untuk itulah hadir Mediatek Helio G series. Chipset ini menghadirkan fitur dan teknologi untuk meningkatkan pengalaman bermain game seluler dan visual yang jelas. Seri MediaTek Helio G menghadirkan performa multimedia terkenal dan performa AI yang setara dengan seri MediaTek Helio lainnya. Kehadiran MediaTek Helio G membuat banyak produsen ponsel menggunakan chipset dari Helio G. Beberapa produk Helio G antara lain Helio G99, Helio G96, Helio G95, Helio G90T, Helio G88, Helio G85, Helio G35 dan lainnya. . 2. MediaTek Helio X Series Sebelum hadirnya lini Dimension dan G series, MediaTek Helio X series merupakan jajaran chipset kelas atas dari MediaTek. Chipset dengan seri Helio X berarti chipset performa cepat dan halus untuk kelas MediaTek. Hanya saja chipsetnya kalah pamor dibandingkan dengan Dimension dan G series. Contoh chipset di kelas ini adalah Helio X20, Helio X25, Helio X27 dan Helio X30. Helio X30 adalah chipset MediaTek pertama yang dibuat dengan fabrikasi 10nm. Bisa dibilang, chipset dengan fabrikasi baru akan dimulai dengan seri Helio X terlebih dahulu, disusul chipset MediaTek dengan seri kedua. Dilihat dari teknologi pembuatannya, pengembangan teknologi chipset Mediatek sebenarnya agak tertinggal. Ini karena pabrikan chipset besar lainnya telah keluar dengan Fabrikasi 8.

