Skip to content
Apa Beda
Menu
  • About
Menu

Hotel Bebas Razia Di Magelang

Posted on February 28, 2023 by ApaBeda

Hotel Bebas Razia Di Magelang – KONSTRUKSI. Satpol PP Kota Magelang memberikan pembinaan kepada warga yang terjaring razia di penginapan dan tempat hiburan malam.

MAGELANG, – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Magelang bersama tim gabungan kembali menggelar razia di Hotel dan Klub Malam Jasmine, Selasa (30/8) lalu.

Hotel Bebas Razia Di Magelang

Sedikitnya 20 orang berhasil diamankan di kamar hotel dan tempat hiburan di Kota Magelang. Di antaranya adalah lima pasangan yang belum menikah dan 10 orang tanpa identitas.

Diduga |em|open Bo|/em| Via Michat, 14 Muda Mudi Di Banyumas

Kabid Ketertiban, Ketertiban, dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kota Magelang, Praditya Dedy mengatakan, seperti biasa dalam melakukan operasi ini, dirinya dibantu pihak kepolisian, TNI dan Subdenpom.

Ia menjelaskan, tujuan operasi tersebut adalah akomodasi dan hiburan malam di Kota Magelang. Sebab, tidak jarang Satpol PP menerima laporan dari warga tentang pelanggaran norma yang masih marak terjadi di penginapan.

Awalnya, saat disergap oleh pasangan yang sekamar dengan Jasmine, mereka mengaku sudah menikah. Namun, mereka tidak bisa menunjukkan bukti apapun.

“Setelah kami cek identitasnya dan kami cari-cari pertanyaan, mereka mengaku bukan pasangan sah, juga pasangan selingkuh. Kami bawa ke kantor untuk pembinaan,” ujarnya.

Tips Menghindari Penggerebekan Saat Menginap Di Hotel Bersama Ayang

Setelah pendataan dan pembinaan, pasangan informal diminta untuk membuat pernyataan. Mereka yang memiliki jala mayoritas berasal dari luar kota Magelong.

Selain mengamankan lima kapel tidak resmi, petugas gabungan juga mengamankan 10 orang yang diduga melakukan penggalangan dana untuk kegiatan sosial. Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata mereka tidak mendapatkan izin dari Dinas Sosial Kota (DINSOS) Kota Magelang.

“Saat ini hasil pembangunan mereka menjual stiker yang dijual ke warga di Bandar Magelong. Tapi tidak jelas kemana uang hasil penjualan itu,” ujarnya.

Beberapa pasangan tidak resmi dan warga yang tidak dikenal, lanjutnya, dianggap melanggar Peraturan Daerah (PERDA) Nomor 6 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. Jika mereka ketahuan mengulangi perbuatan serupa dan tertangkap lagi, besar kemungkinan mereka akan dikenakan pidana ringan (tip).

Petugas Gabungan Jaring 3 Pasang Mesum Di Hotel Di Kisaran

“Dasar kami adalah surat pernyataan yang mereka tanda tangani. Jadi jika tertangkap lagi, tentu sanksinya akan lebih berat,” ujarnya. (vid) Metro Times (Magelang) Satpol PP Kabupaten Magelang melakukan operasi penindakan non yustisi pemeriksaan tamu hotel bekerjasama dengan Dinas Sosial Kabupaten Magelang, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Magelang, Polsek Secang dan Kapolres. Divisi Trantibum Kecamatan Sekang di Kecamatan Sekang, Selasa (Rabu) 30/4).

Operasi tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan kedamaian di masyarakat. Dan target hari ini adalah hotel Melati Class yaitu Hotel Secang Permai dan Hotel Tirta.

Akibat dari kegiatan tersebut terdapat 9 (sembilan) orang pasangan tidak resmi atau bukan suami di kamar hotel dan 1 (satu) orang menginap tanpa pasangan di Hotel Secang Permai, sedangkan untuk Hotel Tirta tidak ada tamu hotel yang menginap. memiliki Check-in. .

Di kamar hotel, petugas menemukan beberapa pasangan tidak resmi atau belum menikah, antara lain S dan SP, warga Kranggan, S dan R, warga Temanggung, M dan P, warga Grabag, K dan M, warga Windusari, T dan SF, warga Tegalrejo, H dan M warga Temanggung, R dan K warga Temanggung, S dan P warga Kalaran, E dan S warga Temanggung, dan DU warga Kaliangkrik.

Razia Gangster Di Surabaya Amankan 12 Orang Bawa Senjata Tajam

Kemudian kesepuluh pasangan tersebut dibawa ke Polsek Secang untuk pendataan dan pembinaan baik Satpol PP Kabupaten Magelang, Polsek Secang dan Dinas Sosial Kabupaten Magelang.

Joko Aris M, S.Pd selaku Kabid Ops Dal Satpol PP Kabupaten Magelang mengatakan, operasi tersebut akan dilakukan secara rutin untuk menciptakan rasa aman, nyaman dan meminimalisir tindakan maksiat jelang bulan suci Ramadan 2019.

“Dengan dilakukannya kegiatan operasional seperti ini, diharapkan pengelola hotel lebih peka terhadap tamu hotel yang menggunakan fasilitas kamar hotel, agar tidak dijadikan tempat untuk melakukan hal-hal yang melanggar norma di masyarakat, sehingga tercipta rasa aman. dan situasi tertib dapat tercipta,” jelasnya. Joko Aris M, S.Pd. (bijak)

Metro Times (Purworejo) Puluhan penonton konser akbar Purworejo mengaku kehilangan ponselnya saat menyaksikan penampilan beberapa artis di area tersebut di depan panggung utama, Jumat…

Seorang Oknum Asn Ketangkap Saat Menginap Di Hotel

Metro Times (Purworejo) Dalam waktu kurang dari 12 jam, tim Resmob Polres Purworejo berhasil menangkap seorang tersangka yang mengambil puluhan ponsel di sebuah konser…

Metro Times (Purvorejo) RSUD Dr. Tjitrowardojo, Kabupaten Purworejo mengadakan rapat koordinasi untuk mengembangkan inovasi baru yaitu Jasa Desinpihan Obat bersama PT. Pos Indonesia (Persero) …

Sidang GP Ansor Cabang Kali Metro (Demak) (Konfercab) Kabupaten Demak digelar di Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Hidayatul Mubtadi’in, Desa Bulusari, Kecamatan Sayung, Senin…

Metro Times (Purworejo) Misteri kasus dugaan pembunuhan dengan korban yang mayatnya ditemukan terikat tali di jurang di Desa Caligono, Kecamatan Caligesing…

Pasangan Mesum Digerebek Polisi Sedang Ngamar Di Hotel Banjarnegara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

©2026 Apa Beda | Design: Newspaperly WordPress Theme