Cream Labella Apakah Mengandung Merkuri? – , Jakarta Banyak kosmetik yang seharusnya mempercantik penampilan wanita ternyata mengandung bahan berbahaya. Pada pertengahan tahun 2016, Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) mendeteksi 43 produk yang diketahui mengandung merkuri, pewarna tekstil, hidrokuinon, dan asam retinoat.
Plt. Kepala Badan POM, dr. T. Bahdar Johan H., APT, M.Pharm mengatakan, kosmetik temuan yang dipadukan dengan obat tradisional dan suplemen kesehatan tanpa izin edar juga merupakan bahan berbahaya senilai 8,49 miliar rupiah. Sebagian besar dijual bebas di Internet, tetapi beberapa kosmetik dengan bahan berbahaya dijual bebas di minimarket.
Cream Labella Apakah Mengandung Merkuri?
Bahdar menambahkan, produk tersebut diperoleh melalui pengawasan maupun pembelian dengan menyamar sebagai orang biasa atas produk yang dijual secara online.
Manfaat Dan Rekomendasi 30 Krim Herbal Yang Aman Digunakan Menurut Para Ahli (2023)
Dalam jumpa pers di Gedung BPOM RI, Jalan Percetakan Negara Nomor 23, Jakarta Pusat, Kamis (30/6/2016), Ondri Dwi Sampurno, Deputi Pengawas Obat Tradisional, Kosmetika dan Produk Komplementer, Ondri Dwi Sampurno menjelaskan. 24 jenis kosmetik yang mengandung bahan berbahaya;
* Kebenaran atau lelucon? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang disebar, silahkan ketik saja kata kunci yang diinginkan di nomor cek fakta WhatsApp 0811 9787 670.
6 Cara Membuat Daging Kambing Menjadi Makanan Khas Adha-Bair Tanpa Khawatir Tinggi Kolesterol Atau Tekanan Darah Majalah (V1N7-Sep 2016). Sejak 2014 hingga April 2016, Food and Drug Administration mendeteksi kosmetik ilegal dengan nilai ekonomi Rp 29 miliar. Jenis pelanggaran yang diidentifikasi BPOM untuk produk kosmetik adalah kosmetik tanpa izin edar (TIE) dan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya.
Selain sanksi administratif, BPOM juga menindak pihak yang melakukan pelanggaran kosmetika ilegal. Pada tahun 2014, Balai Besar Badan POM (BBPOM) di Jakarta bertindak empat kali, yaitu produsen kosmetik di Jakarta Pusat dan tiga distributor dan toko kosmetik di Jakarta Utara dan Jakarta Pusat, dengan total nilai ekonomi lebih dari 7 miliar rupiah.
Cara Menghilangkan Gatal Merah Di Wajah Karena Kosmetik
Pada tahun 2015, BBPOM Jakarta kembali menindak distributor di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat dengan total nilai ekonomi lebih dari 17 miliar rupiah. Dan sejak tahun 2016 hingga April telah dilakukan 2 (dua) penindakan terhadap distributor di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan dengan total nilai keekonomian lebih dari 4 miliar rupiah. Total biaya penuntutan selama periode ini mencapai 29 miliar rupee, di mana proses pro-keadilan terhadap pelanggaran tersebut berlanjut hingga hari ini.
Kasus terbaru, Selasa 20 September 2016, Satgas Pemberantasan Obat dan Makanan Gelap kembali melakukan Operasi Gabungan Nasional (Opgabnas) di Pasar Asemka Jakarta. Satgas yang dipimpin Kepala Badan POM di Jakarta menyita kosmetik ilegal yang terdiri dari krim dan lotion pemutih kulit, sabun mandi, eye shadow, blush on, dan hand body lotion.
Saat ini, jumlah penemuan dan nilai ekonominya masih dihitung. Beberapa kosmetik ilegal tersebut, TIE dan lainnya, merupakan produk yang telah dicabut izin edarnya oleh BPOM. “Terkait temuan ini, akan diterapkan sanksi administratif dan sanksi pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Penny, Kepala BPOM bidang penemuan.
“Dengan diberlakukannya sistem notifikasi kosmetik mulai 1 Januari 2011, produk yang beredar harus tetap memenuhi syarat keamanan, khasiat dan mutu,” lanjut Penny. Kosmetik adalah hal yang memiliki ekonomi yang baik.
Kosmetika Temuan Bpom Ini Mengandung Bahan Berbahaya
“Oleh karena itu, perlindungan konsumen terhadap keamanan dan khasiat produk menjadi isu penting, karena kosmetik merupakan produk kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.
Bahan berbahaya yang ditemukan BPOM pada kosmetik ilegal antara lain merkuri, retinoic acid, hydroquinone, resorcinol, K3 red dye, K10 dan K1 orange dye.
Merkuri atau air raksa atau hydrargyrum adalah unsur kimia yang banyak digunakan sebagai komponen amalgam gigi, termometer, barometer dan instrumen ilmiah lainnya, meskipun penggunaannya sebagai pengisi termometer telah berubah (alkohol, termometer digital atau termistor). Ini beracun untuk alasan kesehatan dan keselamatan.
Keracunan merkuri kronis dapat terjadi melalui kontak kulit, makanan, minuman, dan inhalasi. Keracunan kronis berupa penyakit sistem pencernaan dan sistem saraf atau akumulasi Hg gusi dalam tubuh dapat menyebabkan tremor, parkinsonisme, gangguan lensa abu-abu, dan anemia ringan, diikuti oleh penyakit sistem saraf yang sangat sensitif terhadap Hg. Gejala pertama adalah paresthesia, ataksia, disartria, tuli dan akhirnya kematian. Wanita hamil yang terpapar alkil merkuri dapat menyebabkan kerusakan otak pada janin, yang mengakibatkan cacat lahir.
Kosmetik Ilegal Dan Berbahaya Masih Beredar, Begini Cara Memilih Kosmetik Yang Aman
Hydroquinone adalah senyawa kimia yang berfungsi sebagai agen pemutih/pencerah kulit saat digunakan dalam produk kosmetik. Efek samping yang paling sering terjadi setelah paparan hydroquinone pada kulit adalah iritasi, kemerahan pada kulit (eritema), dan rasa panas. Efek ini terlihat segera setelah menggunakan hydroquinone konsentrasi tinggi, yaitu lebih dari 4%. Sementara itu, penggunaan hydroquinone jangka panjang di bawah 2% dapat menyebabkan leukoderma kontak dan okronosis eksogen (perubahan warna kulit).
Asam retinoat merupakan turunan dari vitamin A, biasa disebut tretinoin, yang digunakan untuk mengatasi jerawat. Bahaya penggunaan retinoic acid adalah menyebabkan iritasi kulit, karsinogenik dan teratogenik (menyebabkan cacat lahir).
Rhodamin B merupakan zat warna sintetik yang dilarang penggunaannya sebagai bahan tambahan kosmetik dalam Peraturan No. HK.03.1.23.08.11.07517 Tahun 2011 oleh Kepala Badan POM tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetik B Jangka Pendek. Paparan Rhodamin B pada kulit dapat menyebabkan iritasi kulit, selain itu penggunaan rhodamin B pada kulit juga dapat menyebabkan penyakit sistemik. efek dan bersifat mutagenik.
Dalam jumpa pers di Gedung BPOM RI, Jalan Percetakan Negara Nomor 23, Jakarta Pusat, Kamis (30/6/2016), Ondri Dwi Sampurno, Deputi Pengawas Obat Tradisional, Kosmetika dan Produk Komplementer, Ondri Dwi Sampurno menjelaskan. 24 jenis kosmetik yang mengandung bahan berbahaya;
Bpom Umumkan Produk Kosmetik Berbahaya Halaman All
Belilah kosmetik yang sudah terbukti keasliannya dan terjamin kualitasnya. Jangan mudah tergiur dengan barang branded yang dijual dengan harga murah, atau bahkan lebih rendah dari harga normal. Selektif dalam memilih dan pertimbangkan pro dan kontra dalam memilih kosmetik.
Sebelum diedarkan, produsen kosmetik harus mendaftarkan produknya ke BPOM. Setelah mendapat persetujuan dari BPOM, produsen akan mendapatkan nomor notifikasi. Pastikan nomor notifikasi yang tertera tersedia dan benar dengan mengecek website Badan POM.
Pastikan produsen dan distributor kosmetik tersebut dapat dipercaya. Sebagai aturan umum, produsen dan distributor kosmetik harus mencantumkan nama dan alamatnya pada kemasan kosmetik. Hal ini akan memudahkan administrasi instansi pemerintah dan konsumen.
Nasrul Wathoni, Ph.D., Apt. Pada tahun 2004, beliau lulus dengan gelar Sarjana Farmasi dari Universitas Pajajaran. Sarjana Farmasi dari Universitas Pajajaran dan Magister Sains dari Institut Teknologi Bandung. PhD dalam bidang tersebut diperoleh dari Universitas Kumamoto pada tahun 2017. Saat ini saya bekerja sebagai dosen dan peneliti di Departemen Farmasi Unpad. Wanita dan kosmetik adalah dua hal yang selalu berjalan beriringan. Kosmetik dibuat untuk membuat wanita tampil cantik dan percaya diri. Sayangnya, banyak produsen kosmetik yang menggunakan bahan berbahaya. Kandungan zat berbahaya tersebut memang tidak terasa dalam jangka pendek, namun dalam jangka panjang, kesehatan Anda terancam.
Waspadai 5 Dampak Yang Terjadi Pada Kulit Jika Menggunakan Kosmetik Ilegal
, menerbitkan daftar 48 kosmetik berbahaya. Kosmetik ini dipelajari pada bulan Januari hingga Oktober 2012. Produk kosmetik yang menggunakan bahan berbahaya biasanya memberikan efek yang cepat dan memuaskan, sehingga pelanggan merasa puas. Namun berbahaya karena bahan yang digunakan berbahaya bagi kesehatan.
“Walaupun efeknya tidak langsung terlihat, namun tetap memiliki efek jangka panjang yang dapat membahayakan kesehatan. Oleh karena itu, sudah menjadi tanggung jawab BPOM untuk terus berupaya menekan angka penyakit akibat penggunaan produk berbahaya tersebut,” ujar Kepala. Badan POM Lucky S Slamet.
Produk kosmetik yang diketahui mengandung bahan berbahaya seperti merkuri, pewarna terlarang dan hidrokuinon, serta berbagai kosmetik ilegal, akan ditarik dari peredaran dan dimusnahkan.
Inilah 48 kosmetik berbahaya yang ditemukan di BPOM. Tapi jangan terlalu senang jika Anda bukan pengguna salah satunya. Bahkan, Anda harus berhati-hati terhadap kosmetik yang disebut campuran dokter (biasanya krim pemutih dan anti penuaan). “Produk dokter” ini (terutama yang dijual dari mulut ke mulut dan di Internet) seringkali tidak ditinjau oleh lembaga kesehatan. Maka dari itu, sebagai konsumen, Anda harus jeli dan teliti sebelum membeli. Jangan biarkan diri Anda menjadi cantik, Anda akan sakit parah, karena kulit dan tubuh Anda terus-menerus terpapar bahan kosmetik berbahaya.
Rekomendasi Merek Krim Yang Aman Untuk Ibu Menyusui, Yuk Temui Skincare Tepat Untuk Moms!
6 penampilan Raleen Shah rutin menghadiri acara internasional dan bertemu selebriti dari Hollywood hingga Korea, mengenakan kabaya hingga busana high-end
8 Gambar Pesona Lim Ji Yeon, Baru 33 Tahun, Awet Muda dan Semakin Menarik

