Perbedaan Cdi Rx King Dan F1zr – Entah apa yang saya impikan tadi malam, pagi-pagi sekali setelah sholat subuh saya mencuci motor (maklum sudah 3 minggu saya tidak keramas) dan ketika motor mulai terang, bagaimana tidak membelokkan saya on.. nah ane juga kagak, ridernya mau di suruh ngatur kok nabrak.. disela sampe paha bengkak juga ga mau nyalain motor ini.. akhirnya coba diintrospeksi. …. eh dia cari tahu apa penyebab matinya mesin, langkah pertama cek busi nya, itu pas busi ga keluar apinya, cek koil nya kayak diam nah pada akhirnya kita ambil kesimpulan CDI nya yg mati..ya sementara motor f1zr istirahat dulu sambil nyari CDI..nah pas toko mau nyari CDI dapet penawaran untuk CDI. CDI standar atau CDI racing.. bingung juga, orang gak punya duit.. CDI F1ZR standar harganya 40k, sedangkan CDI racing BRT harganya 300k… Hm mm, akhirnya pilihan jatuh untuk CDI standar tapi murah mengingat kantongnya penuh bolong… saya dapat CDI Bina Duta seharga 40rb ok? kalau model sama dengan CDI F1ZR original..
Dulu juga pernah beli CDI Fukuyama, harganya 60rb, modelnya masih standar F1ZR. Seperti inilah tampilan CDI Fukuyama
Perbedaan Cdi Rx King Dan F1zr
Singkat cerita motor F1ZR saya bongkar untuk ganti CDI, letak CDI nya ada di samping kiri body mesin gan.
Spul Api. Spol Cdi Yamaha Fizr. Rxs. Rx King. Rxz Dan Alfa Kwalitas Asli
Oh iya pas pasang CDI pastikan warna kabelnya sudah benar, kalau salah bisa gagal lho… dan periksa kembali apakah sambungan (colok) sudah kencang dan pas. ..
Alhamdulillah setelah CDI terpasang, motor langsung nyala lagi…akhirnya Yamaha F1ZR kesayanganku kembali. Ibuku sendiri, he..he.. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang motor-motor tua di lintasan. waktu ane baru lahir dan belum tau CDI dan ECU. Nah motor yang akan kita bahas adalah Yamaha Alfa, bagian kabel yang akan kita sesuaikan, kabel yang cukup bagus untuk mengencangkan kepala Anda semua. Seperti line Alfa CDI, line switch pengapian, dan line koil Yamaha Alfa, untuk meminimalisir basa-basi kita review saja dot gan.
Di era gempuran auto injeksi, sepeda berpolusi kembali digandrungi pecinta roda dua. Sementara harga BBM terus naik dari tahun ke tahun, jumlah penggemar bebek goreng motor semakin meningkat, terutama anak-anak milenial. Alhasil, banyak pengguna yang bertanya tentang perbedaan dan persamaan antara Yamaha Alfa dan Yamaha FIZR. Banyak perbedaan gan antara Yamaha Alfa dan FIZR beserta keluarganya. Perbedaan yang sangat signifikan dari volume motor, kumparan magnet, diameter magnet, blok magnet, panjang pendulum poros engkol, diameter motor dan yang paling jelas adalah bentuk motor itu sendiri. … itu …
Yamaha Alfa II R ada 2 model CDI gan, khusus Yamaha Alfa dual start dan Yamaha Alfa engkol. Garis CDI dual start Yamaha hampir mirip dengan garis CDI FIZR, nah yang membedakannya adalah timing pengapian CDI. Ini dia line CDI Yamaha Alfa dual start yang ada 6 soket dengan 7 kabel, langsung aja cek gan..
Ukuran Piston Dan Pen Piston Semua Motor
Berbeda dengan starter CDI ganda Yamaha Alfa yang hampir mirip dengan CDI Yamaha FIZR, nah untuk CDI Alfa engkolnya lebih mirip Yamaha RX King dengan total 5 colokan kabel. Untuk lebih jelasnya langsung cek dot gan…
Sekarang ada gambarnya gan, masih bingung? Jadi sebagai referensi Anda bisa melihat lubang baud CDI. Untuk Yamaha Alfa dual CDI mulai menggunakan CDI dengan 2 lubang baud. Sedangkan untuk CDI Alfa Crank dan Alfa Champ menggunakan CDI dengan 1 lubang baud.
Untuk line koil yamaha alfa sebenarnya warna nya hampir sama dengan line CDI gan, bedanya warna kabel putih dan kuning. Itu berjalan di jalan kiprok atau rectirier. Ok langsung saja cek poinnya gan….
Nah untuk lebih jelasnya langsung saja tonton video dibawah ini dan jangan lupa tinggalkan jejak dengan cara like, komen dan subscribe ya gan…
Pilihan Magnet Rm Yamaha F1zr Pengapian Racing
Akhir kata dari saya tetaplah berkendara, jangan sombong, hargai pejalan kaki. Salam oprex dan salam aspal selalu ya gan… – Bicara pengapian motor berarti yang ada di pikiran kita adalah Aki / Koil – CDI – Koil – Busi, tapi ternyata terkadang semua itu yang membuat susah. untuk berbalik Ngapain pusing gan, kalo ngomongin pengapian berarti listrik dan kabelnya ikut terbawa dan bundelnya nyangkut di otak kanan-kiri.
Sebelum kita lanjut bicara, kita harus ingat bahwa yang kita bicarakan adalah masalah pengapian, bukan masalah pencahayaan, karena terkadang ada bro yang bingung, jadi saya perjelas dan asah setajam yang baru saya beli. Pengapian berkaitan dengan CDI dan busi sedangkan penerangan berkaitan dengan kiprok dan lampu utama.
Pengapian motor Honda Megapro Primus atau Suzuki Shogun 110 CDI line terbagi menjadi 3 yaitu : Pengapian AC (alternating current)
Pengapian AC atau disebut juga CDI bolak-balik adalah pengapian yang berasal dari koil sebagai pemicu busi sehingga menyebabkan terjadinya proses pembakaran bahan bakar di dalam ruang bakar. Keunggulan AC CDI jenis ini adalah tidak membutuhkan baterai sama sekali, jadi jika motor tidak menggunakan baterai atau baterai lemah/low, tidak akan menjadi masalah. Namun kekurangan dari CDI AC adalah arus pengapian yang tidak stabil karena mengikuti putaran mesin, artinya jika mesin bekerja pada rpm rendah maka api yang dikeluarkan busi tidak akan lebih besar dibandingkan jika mesin di hidupkan. berjalan pada rpm tinggi. .
Jual Cdi Brt New Megapro Harga Terbaik & Termurah Maret 2023
Jenis pengapian ini terdiri dari koil pengapian (hitam/merah) – CDI – koil – busi, biasanya sepeda motor dengan pengapian AC adalah sepeda dari era sebelumnya pada era 1990 – 2000 misalnya. Ciri lainnya adalah jumlah kunci kontak lebih dari 2 dan biasanya kumparan magnetnya tidak terendam oli mesin tetapi ada beberapa yang kumparan magnetnya terendam oli mesin, contohnya Honda Tiger.
Honda Grand, Honda Supra 100, Honda Astrea 800, Honda Legend, Honda Revo 100, Honda Supra Fit, Honda Fit X/S, Honda Tiger dan Honda NSR.
Yamaha Alfa, Yamaha Force 1, Yamaha F1ZR, Yamaha F1Z, Yamaha RX king, Yamaha Zigma, Yamaha RX Z, Yamaha Crypton, Yamaha Vega lawas.
Suzuki Tornado GS, Suzuki Tornado GX, Suzuki Crystal, Suzuki Satria Hiu, Suzuki Satria Kebo, Suzuki RG – R.
Yamaha Yt115, Kombinasi Rx Special Bergaya Trail Jawara Tahun ’80 An
Pengapian DC umumnya digunakan pada sepeda keluaran tahun 2000 hingga 2011, pengapian DC atau CDI DC berasal dari aki/aki sebagai pemicu busi. Keunggulan CDI DC adalah arus pengapian yang stabil pada setiap putaran mesin, baik rendah maupun tinggi. Kekurangannya adalah sangat mengandalkan aki/ski sebagai sumber penyalaan, jadi jika tegangan aki di bawah 5 volt, sepeda tidak akan hidup karena tidak ada sumber arus penyalaan.
Honda Karisma, Honda Kirana, Honda Supra X 125 karbu, Honda Beat Karbu, Honda Vrio 110 Karbu, Honda Scoopy Karbu, Honda Spacy Karbu, Honda Blade 110 Karbu, Honda Revo 110 karburator, Honda Megapro, Honda GL Pro.
Yamaha Jupiter Z, Yamaha Jupiter MX, Yamaha Mio Karbu, Yamaha Soul Karbu, Yamaha Vega ZR, Yamaha Vega R.
Suzuki Shogun 110, Suzuki Shogun 125, Suzuki Satria Fu 150, Suzuki Raider 125, Suzuki Arashi, Suzuki Spin, Suzuki Skywave, Suzuki Skydrive, Suzuki Thunder 125.
Jual Cdi Force 1 Asli Yamaha Terbaru
Jenis pengapian ini digunakan oleh semua mesin injeksi dan baterai adalah sumber tenaga untuk proses pembakaran bahan bakar. Sebenarnya jenis pengapian ini agak mirip dengan pengapian DC karena sama-sama berasal dari aki/baterai, namun sistem transistor yang lengkap lebih kompleks dan rumit dibandingkan dengan sistem DC.
Honda Beat FI, Honda Vario 110 FI, Honda Verza, Honda CB150R, Honda PCX 150, Honda CBR250RR dan masih banyak lagi.
Suzuki Satria 150 FI, Suzuki GSX S 150, Suzuki GSX – R 150, Suzuki Smash FI, Suzuki Address Playful, Suzuki Nex dll.
Sebenarnya cara ini khusus untuk pengguna Honda Tiger, baik Tiger 2000 maupun Tiger Revo, kenapa khusus Tiger, karena saya langsung mempraktekkannya di motor Tiger. Tidak bisa untuk Honda Supra 100, Honda Grand, Yamaha Vega lawas dan Suzuki Satria 2? Tentu saja bisa gan, tapi minimal harus hafal gan jalur CDI AC yang akan dijalankan dan jalur CDI DC yang akan digunakan.
Overan Operan Gigi Persneling Rx King Rxk Rxs
Harap sediakan colokan CDI dan DC disini, kami menggunakan CDI Megpro Primus atau Shogun 110 R, karena kedua CDI bisa plug and play, juga sama plek, tidak ada perbedaan tampilan dan cara socket.
Untuk colokan CDI antara Honda Tiger, Megapro Primus dan Suzuki Shogun 110 bentuknya sama, namun ada sedikit perbedaan yang perlu disesuaikan yaitu jalur kabel tapi tenang semua masih bisa dikontrol.
Pelaksanaan langkah pertama, lepas kabel hitam/merah dari kumparan magnet ke kabel body, jangan lupa berikan isolasi agar tidak terjadi korsleting karena kabel merupakan sumber arus penyalaan.
Setelah itu cabut CDI bawaan dari macan dan buat sayatan/goresan melingkar pada kabel soket CDI yang berwarna hitam/kuning, hijau dan biru/kuning. Lecet/terpotongnya kabel untuk penyambungan dengan colokan CDI baru (megapro atau shogun).
Elektronika Analog: Membuat Cdi Sendiri
Perhatikan posisi sambungan karena menentukan posisi jalur pengapian CDI, kenapa hanya menggores/melilitkan kabel secara melintir dan tidak memotongnya? hal ini untuk memudahkan dalam membuat posisi standar.
Untuk busi berisi 4 terdiri dari koil, ground, push button dan pin kosong, sedangkan untuk busi berisi 2 terdiri dari sumber tenaga aki sebagai pengganti koil yang dihubungkan dengan kabel pengapian.

